Skip to content

Posts from the ‘Perubahan Positf’ Category

Mengapa organisasi membutuhkan seorang fasilitator?

Mas, kamu kerja jadi fasilitator ya? | Iya | Ooo yang nyiapkan peralatan & ruangan workshop kan ya? | o o”  Read more

Mengapa Waktu Luang di Tempat Kerja itu Penting?

Kegembiraan terbesar setelah tidak menjadi pegawai tetap adalah uang  waktu luang saya yang berlimpah. Mengapa waktu luang membuat gembira?  Read more

Mengapa Training Motivasi Itu Seperti Berakhir Pekan?

Jadi gini, kemarin siang setelah mengisi sesi Inovasi pada sebuah training, @donWildano mengajukan pertanyaan yang membuat kami terlibat obrolan mengenai efektivitas training.  Read more

Andai Aku Menjadi Ketua KPK, Dunia Pasti Tertawa

Andai Aku Menjadi Ketua KPK, dunia pasti tertawa. Tapi aku tidak peduli, orang berandai-andai masih lebih terhormat dari pada koruptor.  Read more

Mengapa Review Kinerja Organisasi itu Membosankan?

Apakah sudah mengikuti pertemuan review kinerja organisasi? Bila sudah, seperti apa bentuknya? Menyenangkan atau membosankan?  Read more

Mengapa orang lebih jijik pada pengemis dibanding pada koruptor?

Jumat malam setelah menyelesaikan pekerjaan, aku melihat linimasa twitter yang ternyata sudah ramai dengan percakapan #saveKPK. Ramai sekali hingga sabtu pagi. Read more

Surat Terbuka buat Orang Indonesia, Dimanapun Berada

Surat yang bercerita mengenai Takita sebagai sebuah inisiatif dari Indonesia Bercerita. Surat ini dipublikasikan di Surat TerbukaRead more

Mengapa Perubahan Perlu Teori?

“Yang penting perubahan bro! Buat apa pusing-pusing sama teori?!” Begitulah keyakinan kebanyakan aktivis sosial di Indonesia. Keyakinan yang menyulitkan perubahan gerakan sosial  Read more

Apa benar “ah cuma teori” ?

Benarkah ungkapan “ah cuma teori”? Atau jangan-jangan setiap tindakan kita justru dilandasi oleh suatu teori tertentu?  Read more

Mengapa tidak ada yang menangis ketika tahu ada 30 juta penduduk miskin di Indonesia?

Kita kerap melihat atau mendengar data mengenai jumlah penduduk miskin Indonesia. Tidak jarang pula menyaksikan perdebatan mengenai akurasi data tersebut. Tapi mengapa kita tidak menangis ketika mengetahuinya?  Read more