Skip to content

Hidup berhenti ketika kita berpuas diri pada hal baik

Meski orang mengatakan ada pilihan baik – buruk. Meski orang menyarankan untuk memilih pilihan baik. Tapi kenyataannya, hidup justru berhenti ketika kita berpuas diri pada pilihan baik. 

Hari ini bagiku jauh berbeda dengan setahun yang lalu. Bukan sekedar hari ini adalah hari ulang tahunku. Tapi ini adalah pertama kali aku berulang tahun selepas mundur dari PNS yang telah disetujui per 31 Maret 2012 yang lalu.

Meski telah mundur dari PNS, tapi kenyataannya kebutuhan akan rasa aman dan kepastian masih saja kurasakan. Mungkin karena telah merasa nyaman selama ini. Langkah-langkahmu masih belum sepenuhnya bebas. Langkah yang rindu akan kepastian sebagaimana di masa lalu.

Tapi dalam dua bulan belakangan, ada petanda yang ditunjukkan semesta padaku. Tanpa hujan, tanpa panas, pihak Sindo Media mengapresiasi aku sebagai Simbol Kebangkitan Bangsa di Bidang Pendidikan 2012. Beritanya bisa dibaca disini dan disini. Belum lagi publikasi di Jakarta Post dan Intisari. Sebuah apresiasi sekaligus tamparan keras bagiku.

Aku melihat kembali jejak beberapa bulan terakhir pasca mundur dari PNS. Ehm semua baik-baik saja. Kebutuhan sehari-hari masih bisa kupenuhin. Anak masih bisa kusekolahkan. Iya semua baik-baik saja.

Baik sih tapi rasanya kok mengganjal ya. Aku merasa baik saja tidak cukup. Aku merasa ada panggilan hidup yang belum kujawab dengan sepenuh hati. Pada titik ini terasa ada kesadaran yang muncul bahwa hidup bukan sekedar memenuhi keadaan baik, hidup adalah memenuhi sebuah panggilan yang unik bagi setiap orang.

Sontak aku tersadar, menata kembali energi, mengarahkan kembali orientasi, menimbang prioritas dan kembali mengayunkan langkah di sebuah jalan setapak yang mungkin kini masih sunyi tapi semoga ke depan akan semakin banyak orang ikut melangkah di jalan setapak ini.

Seolah terbayang pelajaran hidup di benak ini. Bahwasanya ketika hidup kita hanya memenuhi tuntutan-tuntutan dari eksternal entah itu orang tua, keluarga, teman, atasan. Ketika hidup kita hanya bertujuan memenuhi standar-standar keadaan baik yang diterima masyakarat.  Ketika kita berpuas diri pada hal baik maka pada titik itulah hidup kita telah berhenti. Percayalah bahwa sebongkah batu pun mempunyai kesadarannya sendiri untuk menentukan dirinya.

Haish sudah ah curhatnya…..intinya ayo bikin hidup jadi seru, gak cuma lempeng. Jadilah hebat, setidaknya tunjukkan potensi terhebat kita. Manfaatkan setiap kesempatan, rebut dan ciptakan kesempatan bila tidak ada.

Ke depan, Indonesia Bercerita akan meluncurkan beberapa program yang lebih segar dan lebih maju dalam mendidik melalui cerita. Pastinya butuh dukungan teman-teman agar program tersebut dapat terwujud. Setiap bantuan dalam bentuk apapun akan sangat berarti. Meski itu hanya sebuah tweet atau sebuah status FB. Lebih lengkapnya nantikan beritanya di blog Indonesia Bercerita atau FB Indonesia Bercerita atau di twitter @IDcerita.

Kalau kamu, apa panggilan hidupmu? Sharing di kolom komentar ya 

Klik untuk Langganan Bukik.com via Email

21 Comments Post a comment
  1. maaf, pak bukik, saya ikut2an nulis `mas`..😀 setelah saya baca tulisan pak bukik yang lain, memang tepatnya saya harus nulis `pak bukik` gitu…

    22/04/2013
  2. salam kenal. saya terus terang sedang memasak-berpikir nih mas bukik, sukanya browsing cerita2 kayak cerita mas bukik ini. tapi belum masak-masak juga ni pikiran.. hehe.. saya guru yang sedang bingung gara2 menjadi pengawas UNAS SMA sebanyak 6 kali..

    22/04/2013
  3. kang usman #

    ceritanya persis saya banget mas bukik…sy juga mengambil langkah yang sama. Mundur dari PNS….

    24/09/2012
  4. usik pitono #

    Memang klo nurani berbicara dan kita bisa mendengar, itulah sebenarnya arah hidup yg harus dilalui, jgn lupa strategy persiapan dan keyakinan, saya sudah jg beranikan diri keluar sejak 1996 dari ” serdadu segoro “setelah 11 th mengabdi. Alhamdulillah,,, bisa kok hidup lebih hidup,,,

    22/09/2012
  5. happy milad, moga makin sukses, makin rajin berbagi.. salam kenal buat semua

    11/08/2012
  6. DV #

    Selamat dulu atas segalanya!
    Aku pernah meninggalkan zona yang teramat sangat nyaman karena aku berpikir bahwa hidup ini tak hanya bisa diselesaikan dengan satu bentuk kenyamanan saja… kita bisa mencari bentuk kenyamanan lainnya dengan cara pertama, menghilangkan kenyamanan sebelumnya🙂

    Dan seperti yang kau bilang, hidupku jadi tak berhenti….

    07/08/2012
  7. Mubarok #

    Ada apa mas kok tiba2 mundur?

    04/08/2012
  8. selamat bertambah usia, mas.

    04/08/2012
  9. Sekali lagi.. selamat ulangtahun mas bukik🙂

    iya neh.. hidup aku semenjak kerja lempeng lempeng aja skrg.. hidup tercukupi sih.. tapi ada yg kurang aja gt rasanya.. pengen buka usaha dan lebih menyibukkan.diri aja.. daripada pulang kantor langsung tdr klo gak ya jalan.. hmmm…

    03/08/2012
    • Makasih…..Yuhuuuu ayo buka usaha……bikin hidup lebih bermakna

      03/08/2012
      • iya mau banget mas.. cuma belom dapet usaha yang pas gitu >.<

        04/08/2012
  10. Mas #

    Selamat bertambah usia. Meninggalkan zona nyaman birokratis untuk kenyamanan hati adalah tindakan yang tak semua orang berani🙂

    31/07/2012
    • Bukannya berani, tapi lebih takut mengabaikan suara hati….Makasih paman

      03/08/2012
  11. boeloek #

    Emmh….maju terus, walo kdang ta mesti lurus, minimal istiqomah ta tergerus…*-*

    30/07/2012
    • Asyik kata-katanya……mesti tak selalu lurus, tapi terus berusaha lurus

      03/08/2012
  12. semoga selalu sukses mas bukik dengan Indonesia berceritanya…

    30/07/2012
    • Makasih ya…

      03/08/2012
  13. inspiring… Curhatnya lanjutkan mas. Belum seberani mas bukik.🙂

    30/07/2012
    • Haish jadi blog curhat dong nanti hehe

      03/08/2012
  14. Ardinov #

    tulisannya trembling bangettt…

    29/07/2012
    • Hehehe suwun….

      29/07/2012

Ngasih Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: