Skip to content

12 Aturan Cara Kerja Otak (bagian 2)

Brain Rules small

Otak memang kompleks tapi bila tahu 12 aturan otak, kita bisa mengoptimalkan kekuatan luar biasa dari otak. Setelah 3 aturan pada posting bagian 1, kita akan simak aturan-aturan otak berikutnya. 

4. Kita tidak memperhatikan hal-hal membosankan

Otak bisa diibaratkan sebagai lampu sorot (spotlight) yang menyorot berbagai macam hal di sekitarnya. Lampu sorot otak ini hanya dapat fokus pada satu hal pada satu waktu: Tidak ada multitasking bagi otak.

Lampu sorot otak itu menyukai sesuatu yang membangkitkan emosi dan mudah beralih ketika menyorot sesuatu yang membosankan. Ceramah atau pembicaraan yang biasa-biasa saja hanya mendapat perhatian dari otak kita kurang dari 10 menit. (Oooo pantesan kalau aku diceramahin, 10 menit sudah buka BB *eh).

Praktisnya: Pancing perhatian orang yang mendengarkan kita bicara setelah 10 menit melalui cerita yang menyentuh emosi. Hindari interupsi dalam mengerjakan suatu tugas karena akan meningkatkan jumlah kesalahan.

5. Ulangi untuk Mengingat

Otak itu ibarat mesin pengolah informasi yang mempunyai beragam mekanisme. Salah satunya, declarative memory yang mempunyai 4 tahap pengolahan informasi: mengodekan, menyimpan, memanggil dan melupakan.

Kalau kita mengingat informasi dengan cara yang biasa-biasa saja, maka kita akan segera melupakan. Ibarat ketemu cewek yang biasa-biasa saja maka kita segera melupakan begitu saja. Beda kalau pertama bertemu begitu mempesona, wah sampai rumah pun masih terbayang-bayang wajahnya. (bener kan…?). Semakin rumit kita mengodekan informasi semakin kuat memori itu.

Praktisnya: Kaitkan suatu informasi baru dengan informasi lama. Buat jembatan keledai untuk merangkai suatu informasi. Ulangi untuk mengingat suatu informasi dengan pola yang berbeda.

6. Ingatlah untuk mengulang

Sebagian besar memori menghilang dalam hitungan detik. Proses melupakan itu bagus karena kita tidak perlu menyimpan informasi yang tidak relevan dan membantu menentukan prioritas. Ingatlah yang sekarang, bukan masa lalumu (uhuk). Tapi bila kita ingin mengingat suatu informasi, maka ingatlah untuk mengulang.

Praktisnya:  Ingatlah suatu informasi secara bertahap dan mengulanginya dalam jeda waktu yang terpola waktunya.

7. Tidur baik, berpikir pun baik.

Otak mengalami ketegangan terus menerus sepanjang hari. Bahkan ketika tidur pun, otak kita tidak sepenuhnya beristirahat. Otak tetap aktif secara ritmis selama kita tidur.  Kurang tidur akan menurunkan perhatian, pengambilan keputusan, memori kerja, mood, keterampilan kuantitatif, penalaran bahkan ketangkasan motorik.

Praktisnya: Cukuplah tidur. Jangan malu untuk tidur siang (enaknyaaaaa…)

8. Otak yang stress tidak belajar secara sama

Otak kita terlatih untuk menghadapi bahaya atau stress dalam durasi pendek, semacam ancaman dari hewan buas. Stress yang ringan meningkatkan kinerja kita, stress kronis melumpuhkan kemampuan kita belajar.

Kita punya otak satu, otak yang sama yang kita pakai di rumah, sekolah maupun kantor. Stress di suatu tempat akan berpengaruh pada kinerja kita di tempat lain.

Praktisnya: Jangan stress (hehehe). Bangun relasi dan emosi yang stabil di rumah, itu kunci.

9. Rangsanglah lebih banyak indera

Kita menyerap informasi tentang suatu kejadian melalui indera, menerjemahkan dalam bentuk sinyal listrik, menyebarkan ke bagian otak terpisah dan ketika mengingat kita merekonstruksikan ingatan kejadian itu.

Semakin banyak indera yang mendapatkan informasi atas suatu kejadian maka semakin mudah kita merekronstruksi ingatan akan kejadian tersebut. Hasil riset, Efek Proust, bau dapat memicu memori, hingga 10-50% lebih baik. (apa bau badanmu sekarang? *eh salah). Bau bahkan memicu emosi kita.

Praktisnya: Gunakan multisensori dalam menyampaikan penjelasan ke murid atau bawahan, paling tidak kata dan gambar. Bila perlu ciptakan ruangan yang baunya bisa diasosiasikan positif.

10. Penglihatan mengungguli indera-indera kita.

Kita tidak melihat dengan mata kita, kita melihat dengan otak kita. Apa yang kita lihat bukanlah yang terlihat, tapi apa yang diberitahukan otak untuk kita lihat. Tak heran maka kita sering terjebak menilai orang dari tampilan luar, karena memang begitu cara kerja otak kita.

Kita paling bagus belajar dan mengingat dengan gambar, bukan kata-kata tertulis atau terucap. Mendengar sekarang maka 3 hari kemudian hanya teringat 10%, sementara dengan melihat kita masih mengingat 65%. Teks mencekik otak kita, otak tidak mengenal kata-kata, tapi mengenal gambar. Ketika mengingat “Gajah pakai baju warja merah”, kita akan “melihat” gambar gajahnya, bukan tulisan g-a-j-a-h.

Praktisnya: Buang powerpoint yang penuh dengan teks dan poin-poin. Gunakan gambar yang berasosiasi dengan suatu informasi untuk belajar.

11. Otak pria dan wanita berbeda

Kalangan kesehatan mental sudah mengenali perbedaan antara pria dan wanita. Pria lebih mudah terkena schizophrenia dibandingkan wanita. Dengan rasio 2 banding 1, wanita memiliki kecenderungan lebih tinggi mengalami depresi dibandingkan pria, temuan setelah wanita mengalami pubertas dan terus stabil sampai 50 tahun berikutnya.

Pria dan wanita merespon stress dengan cara yang berbeda. Pria mengaktifkan amygdala di sebelah kanan otak mereka, wanita mengaktifkan sebelah kiri. Aktivasi sebelah kiri akan membuat orang lebih mengingat detil, aktivasi sebelah kiri akan membuat orang mengingat intinya.

Praktisnya: Kelola kelas dengan pengaturan gender berbeda. Buat tim lintas gender dalam dunia kerja.

12. Kita adalah penjelajah alami yang kuat

Hasrat untuk mengeksplorasi begitu besar dalam diri kita. Hasrat itu tetap ada meski kita berada dalam ruang kelas dan ruang kerja. Bayi adalah model cara kita belajar. Bukan dengan pasif terhadap lingkungan, tapi aktif berksplorasi, melakukan pengamatan, membuat dugaan, lakukan pengujian dan kesimpulan.

Hebatnya, beberapa bagian otak dewasa tetap lentur seoerti bagian otak bayi supaya kita dapat menciptakan syaraf-syaraf dan mempelajari baru sepanjang hayat.

Praktisnya: Teruslah menjadi anak kecil yang penuh takjub dan pertanyaan pada dunia.

Kalau mau lebih lengkapnya, silahkan beli bukunya Brain Rules. Kalau mau penjelasan gratisan lengkap dengan presentasi dan video, klik saja di BrainRules.net. Presentasi dibawah ini adalah salah satu contoh aplikasi 12 aturan itu dalam melakukan presentasi.

Nah, semua 12 aturan cara kerja otak sudah dipaparkan. Apa aturan yang paling menarik buatmu? 

Klik untuk Langganan Bukik.com Melalui Email

14 Comments Post a comment
  1. Jun #

    aturan no 12 yang paling menarik buat saya😀

    16/12/2011
  2. hajrul khaira #

    info mantap gan

    ijin copas ya🙂

    11/09/2011
    • Silahkan dengan tetap mencantumkan tautan (link) postingnya ya.

      11/09/2011
  3. Rovien #

    Bagus…mudah dipahami, tinggal dipraktekan (siapa dulu dong yang nulis artikel ini :D)

    10/08/2011
  4. jk #

    keren, artikel yang bermanfaat. saya baru tu kalo otak lebih efektif belajar pake gambar dibanding tulisan. pantesan lebih mudah mengingat adegan dalam film ketimbang kutipan dalam sebuah novel

    08/08/2011
    • Terima kasih buat komentarnya. Otak adalah pengolah gambar, bukan pengolah teks

      08/08/2011
  5. adhie #

    Saia paling suka dengan bagian tidur siang

    07/08/2011
    • Muahahaha sama dong

      08/08/2011
  6. otak juga bisa membunuh.. Kematian trbesar didunia juga akibat depresi yang awalnya dari stress :O

    07/08/2011
    • Yup, peran pentingnya otak. Kebiasaan berpengaruh pada otak yang kemudian berpengaruh pada kehidupan kita

      07/08/2011
  7. Wah, menarik banget yak cara kerja otak ini. Namanya juga organ tubuh paling penting *untuk mengendalikan semua orang tubuh lainnya* jadi pasti otak ini sangat spesial yak😀

    06/08/2011
    • Ho oh banyak misteri dalam otak……..

      06/08/2011

Trackbacks & Pingbacks

  1. XLangkah Lebih Maju di Era Digital « justclickado
  2. 12 Aturan Cara Kerja Otak (bagian 1) | bukik ideas

Ngasih Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: