Skip to content

TDL22: Menjawab dengan Bertanya

: Serial Insert The Dancing Leader

Saya pernah menyaksikan bagaimana seorang karyawan yang diangkat menjadi pimpinan sebuah organisasi. Dia tiba-tiba sering menyuruh bawahannya. Tanpa diskusi langsung mengambil sebuah keputusan. Benar saja, semua orang keberatan akan keputusan itu tapi hanya berani mengeluh di belakangnya. Mungkin dia masih perlu belajar arti menjadi pemimpin.

Sebagaimana disampaikan Peter Drucker, pemimpin pada masa lalu adalah orang yang tahu bagaimana caranya memerintah, tetapi pemimpin masa depan adalah mereka yang tahu bagaimana cara bertanya. Mengapa seorang guru manajemen yang begitu dihormati mengatakan demikian?

Orang tidak suka untuk didikte. Otak kita cenderung resisten terhadap sebuah perintah dari orang lain. Terlebih ketika perintah itu tidak sesuai dengan konfigurasi yang ada. Perintah diberikan pada saat yang tepat. Perintah tidak sesuai dengan yang diyakini. Otak menjadi resisten karena perintah membuat otak tidak bekerja, kehilangan peran. Oleh karena itu, semakin sering perintah diberikan maka semakin otak akan resisten.

Sementara itu, pertanyaan merupakan alat intervensi yang ampuh. Sekali pertanyaan diajukan maka otak akan langsung bekerja mulai mencari ingatan sampai menciptakan jawaban. Bisakah anda menyaksikan apa yang ada dihadapan anda? Otak bahkan secara otomatis memerintahkan tubuh ketika tahu jawaban dari sebuah pertanyaan.

Dengan pertanyaan, seorang pemimpin dapat mengenali dan melepaskan potensi terpendam dalam diri bawahannya. Semakin cantik pertanyaan yang diajukan seorang pemimpin semakin cantik pula jawaban yang didapatkannya. Karena jawaban yang cantik berasal dari pertanyaan yang cantik. Itulah tugas seorang pemimpin, menciptakan pertanyaan yang cantik.

Menjadi The Dancing Leader sadar akan kekuatan pertanyaan sebagai pemicu tarian semesta. Ia menggunakan pertanyaan secara bijak karena sadar pertanyaan dapat membangkitkan sekaligus dapat menjatuhkan seseorang. Ia menggunakan kekuatan pertanyaan untuk melepaskan potensi seseorang menjadi kinerja optimal.

Tanyakan pada diri sendiri dan rekan anda, “Kapan anda merasakan hari terbaik dalam bekerja, hari ketika anda bekerja sepenuh hati? Apa saja yang menyebabkannya?”

Ikuti terus dengan follow @bukik di twitter

Bukik.com bekerja sama dengan Trijaya FM Surabaya
akan menyiarkan insert
The Dancing Leader
mulai Senin 4 Oktober selama satu bulan
Ingat, setiap 18.45 atau 19.00 WIB
stay tune on Trijaya FM 104.7
Buat rekan-rekan luar Surabaya
Ikuti streamingnya di http://radiotrijaya.co.id
Jangan lupa masukkan reminder

One Comment Post a comment
  1. Andrian Pradewa #

    Betul sekali Mas, hal itu sudah saya buktikan… hanya saja akhir-akhir ini ternyata saya sudah melupakan tersebut…thanx atas reminder nya….

    31/12/2011

Ngasih Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: