Skip to content

TDL20: Berubah itu diam

: Serial Insert The Dancing Leader

Perhatikan bagaimana seekor ulat berubah menjadi kepompong. Kepompong adalah fase diam yang menjadi transisi perubahan ulat menjadi bentuk baru yang indah, seekor kupu-kupu. Hanya dengan diam menjadi kepompong maka ulat dapat berubah menjadi kupu-kupu.

Dalam kenyataannya, kita yang bekerja begitu sulit untuk diam. Semua sibuk. Semua orang mengejar target. Semua orang berusaha segera menyelesaikan persoalan. Bahkan ketika mengikuti kelas-kelas training, banyak orang hadir tetapi pikirannya tetap di pekerjaan. Tak jarang di tengah training, orang menelepon atau sms untuk memberitahukan pesan kepada rekan bisnisnya. Kita adalah ulat-ulat yang bergerak rakus menghabiskan dedaunan.

Akibatnya, kelas training tidak berjalan secara efektif. Bisa jadi materi tersampaikan tetapi kehilangan konteks aplikasi materi itu. Ada berbagai kelas training tetapi tidak berdampak pada kinerja. Kita lebih suka mencapai target sehingga mendapat umpan balik langsung berupa apresiasi. Persis seperti ulat yang memakan daun untuk segera mengeyangkan perutnya.

Perubahan itu diam. Perubahan bukan semata-mata melakukan aktivitas baru atau menambah jumlah aktivitas lama. Perubahan itu berada pada fase diam untuk merefleksikan cara kerja kita. Refleksi yang memungkinkan kita mengidentifikasi praktek-praktek baik yang perlu dipertahankan, sekaligus memberi kita kesempatan untuk menciptakan praktek inovatif.

Menjadi The Dancing Leader berarti mendengarkan irama kerja dalam organisasi dan merasakan perasaan orang-orang disekitarnya. Ia sadar akan  momentum untuk bergerak sebagaimana sadar momentum untuk diam. Ia sadar dengan memaksakan perjalanan hanya akan semakin melelahkan. Ia memberi kesempatan pada diri dan orang lain untuk melakukan proses belajar bersama. Sebuah circle learning, diam, refleksi, mengenali praktek terbaik dan menciptakan praktek inovatif.

Tanyakan pada diri sendiri dan rekan anda, “Kapan terakhir kali anda mengalami circle learning, diam, refleksi dan belajar bersama untuk melakukan perubahan inovatif?”

Ikuti terus dengan follow @bukik di twitter

Bukik.com bekerja sama dengan Trijaya FM Surabaya
akan menyiarkan insert
The Dancing Leader
mulai Senin 4 Oktober selama satu bulan
Ingat, setiap 18.45 atau 19.00 WIB
stay tune on Trijaya FM 104.7
Buat rekan-rekan luar Surabaya
Ikuti streamingnya di http://radiotrijaya.co.id
Jangan lupa masukkan reminder

No comments yet

Ngasih Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: