Skip to content

IP Dosen

Kalau jaman dulu, cuma mahasiswa yang punya IP alias Indeks Prestasi
Jaman sekarang, dosen juga punya IP yang artinya juga sama Indeks Prestasi
Indeks prestasi ini didapatkan dari penilaian mahasiswa terhadap dosen dalam mengajar suatu mata kuliah. Berapa IP-nya Bukik?

Sejak awal sistem ini diterapkan, IP saya sama juga seperti jaman mahasiswa
Menengah, agak ngos-ngosan gitu. Begitu juga IP saya semester ini
Berapa?
Filsafat Manusia : 2.96
PIDO (Pengembangan Individu dalam Organisasi) : 2.85
Seminar PIO : 3.30
IP Semester : 3.01

Ngepres kan…..ranking 41 dari 55 dosen, itu aja masih syukur, biasanya masih sedikit dibawah lagi
Saya tidak ingin membahas soal indikatornya, saya cuma ingin cerita pemaknaan saya atas IP tersebut. Besaran IP dosen, paling tidak dalam kasus saya, melukiskan passion dosen dalam mengajar suatu mata kuliah. Passion yang membuat dosen punya energi tambahan untuk mengajar.

Selain, indeks yang bersifat terukur dan obyektif, ada juga komentar subyektif mahasiswa terhadap dosen
Apa saja komentar mereka?

Mahasiswa Filsafat Manusia
1.sering memberi kesempatan pada mahasiswa untuk berpendapat 2.Maju terus..
1.Hobi cerita sehari-hari 2.Ngajar terus pake AI pak bukik
1.selalu memberikan feedback yang membangun setelah memberikan tugas 2.tetap memberikan feedback
1.Banyak feedback 2.Lanjutkan!!
1.Gaul, jadi menarik perhatian mahasiswa 2.Lebih gaul lagi pak!!
1.Sering mengadakan diskusi terbuka 2.Menambah mteri yangmenunjang pemikiran mahasiswa yang lebih luas
1.Memberikan penjelasan tentang cara menulis yang baik 2.Dalam mengevaluasi tugas mahasiswa hendaknya lebih merata dan adil
1.Friendly (Ramah) 2.pertahankan!!
1.Sudah cukup baik 2.Lebih ditingkatkan lagi
1.Selalu memberikan feedback pada mahasiswa atas tugas yang diberikan 2.Mempertahankan sikap yang saya tulis di atas
1.Selalu memberikan contoh nyata 2.Kontrak kuliah
1.Memberi pengertian tentang materi yang jelas 2.Tingkatkan kreatifitas
1.penggunaan media pembelajaran seperti slideshow ditingkatkan
1.Memberikan tugas yang bermanfaat 2.Lebih ditingkatkan lagi cara mengajarnya
1.Memberikan umpan balik & tugas yang “berbahaya’,hehe… 2.Makin baik
1.Memberikan kebebasan kepada mahasiswa untuk belajar mandiri 2.Ke depan lebih baik lagi pak!!

Mahasiswa PIDO
1)kreatif banget; 2)senyum poo pak
1)memberi penjelasan dengan contoh; 2)penjelasan kontrak kuliah lebih jelas lagi
1)kuliah dengan diskusi kelompok
1)roleplay bikin tambah ngerti
1)metode pembelajaran yang digunakan kreatif dan mandiri

Mahasiswa Seminar PIO
mengajar dgn menyenangkan
aplikatif

(aneh malah cuman dua komentarnya)

Gimana Bukik di mata anda?

11 Comments Post a comment
  1. cheche #

    mas bukik bagi saya lebih dari sekedar guru / dosen.mas bukik bs menempatkan kapan akan menjadi seorang dosen yg hrs mengajari,kpn harus menjadi teman sharing,kpn harus menjadi teman curhat
    saya banyak belajar tentang segala hal mengenai organisasi,psikologi,berteman dari mas bukik
    thanks mas for everythings

    04/10/2010
    • nyengir

      07/10/2010
  2. Jelasin donk, gimana ceritanya koq kamu malah memaknai “melukiskan passion dosen dalam mengajar suatu mata kuliah. Passion yang membuat dosen punya energi tambahan untuk mengajar”?

    Kayaknya masih belum dijawab nih sama kamu, lalu apa follow up-nya setelah ada IP Dosen? Serta mengapa mahasiswa baru tahu setelah baca posting ini, emang gak dipublished? Ingat mahasiswa tu konsumen kamu.

    Emang kenapa kalo gak tampil identitas?

    Jangan tersinggung juga ya kalo ada yang ngomentarin kamu gak pake indentitas asli. Biasa saja lah, kan katanya kamu apresiatif?

    05/09/2010
    • 1. IP dan Passion. Aku njelasin tentang diriku sendiri. Tetapi lebih ke pemaknaan saya terhadap IP yang saya dapatkan. Tidak lebih tidak kurang. Capaian IP saya bisa lebih baik ketika saya mengajar mata kuliah yang saya sukai.

      2. Follow up? Saya memilih kuliah yang jadi passion saya. Tetapi keputusan kuliah yang saya ajar bukan hanya keputusan pribadi.

      3. Yup. Saya posting ini baru mahasiswa tahu. Nilai IP ini tidak dipublikasikan.

      4. Mahasiswa itu konsumen? Wah ini diskusi panjang. Pendidikan sebagai pasar. Duch berat. Lain waktu saja

      5. Lah saya diminta njelasin berbagai macam hal. Anda tidak bersedia menjelasin hal simpel spt identitas.

      Semoga menjelaskan

      06/09/2010
  3. u know lah #

    Yakin komentarnya cuma itu aja?
    Komentar yang ditampilkan terkesan positif semua tapi koq IP ngos2an, berarti anda???

    Anyway, konsep IP tuk dosen pernah diajukan beberapa tahun sebelumnya… tapi kayanya dulu belum ada dosen Psikologi Unair yang menanggapi hal ini. Baguslah kalo sekarang ide tersebut sudah diterapkan.

    Lalu apa follow upnya setelah tau IP tersebut?

    *Berani tampilkan comment ini?*

    03/09/2010
    • *Berani tampilkan comment ini?*

      Loh kan langsung tampil? Iya kan? Nah yg gak tampil kan identitas kamu. Ada apa?

      Yakin komentarnya cuma itu aja?
      Iya. Sudah semua

      Komentar yang ditampilkan terkesan positif semua tapi koq IP ngos2an, berarti anda???
      Alah itu kan kesan aja. Sbenarnya itu komentar negatif.
      Berarti saya apa? Menyembunyikan sesuatu? Bukankah kamu yang menyembunyikan identitas?

      Anyway, konsep IP tuk dosen pernah diajukan beberapa tahun sebelumnya… tapi kayanya dulu belum ada dosen Psikologi Unair yang menanggapi hal ini. Baguslah kalo sekarang ide tersebut sudah diterapkan.
      Ouch! Anda memang hebat!
      Iya baru aja diterapkan. Baru tahun ketiga kl gak salah ingat. Jgn tersinggung ya kalau dosen2 psikologi unair gak tanggap usulmu. Biasa saja lah

      03/09/2010
  4. bukik mah mengajar dengan cara yang “tolol” -you know what i meant-

    02/09/2010
  5. wah aku baru tahu ternyata Dosen jg punya IP…

    01/09/2010
    • Hehehe mahasiswaku sendiri paling baru tau setelah baca posting ini

      01/09/2010
  6. nipunipu #

    Outstanding Lecture for everything…
    hospitality..
    creative..
    unique..
    full of spirit..
    passion..
    love indonesia..

    thx for everything bapakku..

    31/08/2010
  7. Bukik itu jauh di mata tapi dekat di hati, soale kalo pas di hati ntar kayak iklan sendal. hihihi

    30/08/2010

Ngasih Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: