Skip to content

Street Attraction 2: Mensyukuri Reformasi dengan Joged Campursari

12 tahun lalu, era kebebasan dimulai.
Saatnya kita mengisi dengan kreativitas. Mulailah dengan melatih otot dan otak kreatif kita!

Yoris Sebastian bilang kreativitas itu bukan bakat. Kreativitas itu kemampuan yang bisa diasah dan dikembangkan. Jadi, setiap orang bisa kreatif kalau rajin berlatih. Yoris memberi contoh simpel, kalau kamu biasa makai jam di tangan kanan, sekali tempo cobalah pakai di tangan kiri. Latihan-latihan kecil yang membuat kita keluar dari rutinitas dan tetap berani tampil beda.

Hari ini (21/5), 12 tahun yang lalu, Soeharto, Penguasa Orde Baru, menyatakan pengunduran dirinya sebagai Presiden RI. Meskipun baru 3 bulan terpilih kembali secara aklamasi. Hari ini, 12 tahun silam, adalah awal dari era reformasi. Suatu era yang demokratis yang ditandai kebebasan berpendapat dan berekspresi. Mungkin orang lupa. Mungkin pula tak pernah ingat. Bagaimanapun, sebuah keberhasilan harus dirayakan dengan cara sekecil apapun. Perayaan sekaligus melatih otot dan otak kreatif kita.

Kembali ke laptop. Jumat, 21 Mei 2010.
Pukul 14.30 WIB. Bukik, Ken, Sam, Rudi, Miftah, Fikar kasak-kusuk untuk mematangkan rencana Street Attraction 2. Berembug berbagai alternatif skenario yang mungkin dilakukan. Akhirnya, terpilih skenario paling keren dan para aktor utama. Fikar mencari baterai untuk dipakai di Harman Kardon sebagai sound pengiring atraksi nanti.

Pukul 15.20 WIB. Para aktor Street Attraction 2 cangkruk di Gazebo Kampus Psikologi Unair menanti agen berbahaya kumpul. Detik demi detik menanti. Kok cuman segelintir.

Pukul 15.40 WIB. Eh aktor utama lapar. Makan dulu deh di kantin. Miftah melakukan uji coba Harman Kardon dengan baterai, maklum baru pertama kali pakai baterai. Sukses. Dan penantian panjang menanti

Pukul 16.15 WIB. Akhirnya para agen berkumpul. Briefing dimulai. Bukik menyampaikan skenario yang akan dimainkan sekaligus maksud dari Street Attraction 2 dilakukan. Siap! Silver Boy? Huuuuuuh!

Pukul 16.30 WIB. Para agen berbahaya menuju kendaraan masing-masing. Eh kok gerimis. Ada yang bertanya. Tapi aktor tetap berangkat. Para agen pun tetap berangkat menuju lokasi Street Attraction 2. Dimana lokasinya? Tempat publik. Taman Bungkul! Dan benar saja, sepanjang jalan hujan mulai bertambah lebat. Macet

Pukul 17.00 WIB. Aktor dan agen berbahaya sampai. Semua menyebar ke seluruh penjuru lokasi. Eh ternyata ada panggung di arena Taman Bungkul. Acara Indonesia Unite for AIDS. Tapi panggung tampak lengang. Tampaknya mereka tengah break. Sayang, hujan masih juga tidak mau diajak kompromi

Pukul 17.30 WIB. Rembugan lagi! Apakah atraksi akan dilanjutkan mengingat gerimis melebat dan tidak banyak orang. Pengunjung berada pada tenda-tenda yang disediakan untuk kegiatan tadi. Ada usulan bagaimana kalau menggunakan sound system kegiatan biar lebih enak. Dan seperti tahu, operator sound mengeraskan musiknya. Musik campursari.

Pukul 17.45 WIB. Sempat keluar instruksi untuk mengumpulkan para agen untuk memutuskan perubahan skenario. Eh instruksi belum jalan. Sam, sang aktor utama, langsung beraksi, tandak, joged dengan gaya yang memukau. Seorang anak sekitar 12 tahun ikutan nimbrung bersama Sam. Tak berapa lama, ada agen yang bergabung joged bersama. Satu agen cowok, dua agen cewek, tiga lagi agen cewek bergabung. Ada sekitar 10 agen di tengah lapangan. Pada titik itu, operator soun nyeletuk ?wah acaranya malah tambah ramai?. Dan terus begitu, para agen bergabung berjoged bersama hingga sekitar 30 orang. Satu lagu selesai. Beberapa orang di pinggir lapangan tepuk tangan. Wah tambah girang agen berbahaya. Bahkan, fotografer kegiatan itu juga ikut nimbrung mengambil foto adegan yang tak biasa itu. Tak dinyana. Beberapa orang penonton ikutan nimbrung melakukan joged bersama. Para agen dengan gayanya yang memikat, kalau tidak ingin dikatakan aneh. Cowok cewek dengan pakaian keren melakukan aksi berbahaya ditengah lapangan di tengan iringan lagu Campursari. Siapa bilang anak muda tidak suka Campursari?? (hehehe).

Pukul 18.05 WIB. Atraksi berjalan tanpa terasa sudah lagu ketiga. Habis lagu itu, tiba-tiba saja para agen bubar jalan menuju tempat asal dan seolah-olah tidak terjadi apa. Aktor dan agen berbahaya kembali ke tempat masing-masing.

Hari ini kami telah melatih otak dan otot kreativitas kami. Melatih gerakan yang beda, gerakan yang tidak biasa ditengah banyak orang. Melakukan hal beda walau mungkin banyak orang memandang itu aneh. Percayalah, banyak ide kreatif di muka bumi ini awalnya dipandang aneh dan penuh kecurigaan oleh masyarakat kebanyakan.

Hari ini kami merayakan 12 tahun era reformasi. Era kebebasan yang harus di isi dengan kreativitas.

Mungkin ada benarnya slogan kawan-kawan Indonesia United, bahwa kita perlu berteriak dalam hati kita, “Kami tidak takut!”

Sumber : http://berbahaya.org/?page=news-detail&id=25

2 Comments Post a comment
  1. Trusss apa?

    05/09/2010

Trackbacks & Pingbacks

  1. kultuit #streetattraction | bukik ideas

Ngasih Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: