Skip to content

Harapan Tersembunyi

Dalam setiap persoalan, ada tersembunyi harapan (Bukik)

Kita lebih suka membicarakan persoalan kita di rumah maupun di kantor
Karena membicarakan persoalan menempatkan kita pada posisi aman, posisi korban

Kita menghindari membicarakan harapan di rumah maupun di kantor
Karena membicarakan harapan menempatkan kita pada posisi berbahaya, mudah dikecewakan
Padahal membicarakan persoalan, kita akan kehilangan energi sebagai individu maupun tim
Padahal membicarakan harapan, kita akan berlimpah energi sebagai individu maupun tim

Tantanganya?
Bagaimana kita membicarakan persoalan juga membicarakan harapan?
Appreciative Inquiry mungkin salah satu alternatifnya

3 Comments Post a comment
  1. Yoga #

    Yakin apakah tamparan itu “membangunkan” diri sendiri atau justru gak ada efeknya? Apalagi mau nampar orang lain? Jangan2 malah jadi berantem.😀

    29/06/2010
  2. yup
    menampar diri sendiri?
    secara alami, orang memilih berada di zona nyaman
    bagaimanapun
    siapa sih yang gak suka zona nyaman
    dengan segala kebiasaan, rutinitas, hal-hal standar
    aku setuju bahwa kita butuh tamparan
    tapi menampar diri sendiri?
    aku gak terlalu yakin

    banyak novel dan film yang bercerita soal harapan?
    betul
    beberapa menjadikan novel dan film itu sebagai tamparan
    beberapa menjadikan itu sebagai sesuatu yang ditonton, bukan dilakukan
    bayangkan, bagaimana enjoy kita menikmati laskar pelangi di sofa empuk yang dingin
    bayangkan, bagaimana lintang bersepeda jauh melintasi buaya, penuh kesungguhan
    apa respon kita? tertawa!
    bayangkan, bagaimana bagaimana lintang harus putus sekolah karena kondisi keluarga
    apa respon kita? menangis
    keluar dari bioskop
    selesailah semuanya
    berganti ke film yang lain esok hari

    aku tidak bicara soal novel atau filmnya. Novel dan film itu banyak membantu kita, menampar kita
    Aku cuman ingin menyampaikan sebuah pola pemaknaan kita terhadap novel dan film itu

    kasus yang sama
    sebenarnya juga terjadi di dalam dunia kerja
    ada berbagai jenis training, tetap ketika kembali ke tempat kerja, semua kembali seperti sedia kala

    karena
    secara alami kita adalah mahluk kebiasaan

    artinya
    ada rejim kebiasaan yang menghadang
    ada dinding kebiasaan yang harus kita dobrak

    itulah tugas orang muda

    sebelum nantinya jadi tua

    dan menjadi bagian yang membangun tembok kebiasaan baru
    hehehehe

    19/05/2010
  3. banyak buku yang bercerita tentang kekuatan harapan dan mimpi…
    the secret, kota lima menara, forest gump, the pursuit of happines…
    banyak
    *bukannya gak mau nulis karena kebanyakan, tapi karena referensi bacaan terbatas..
    hehe

    film?
    lebih banyak lagi…
    forest gump, three idiots, goal 1,2, dLL…

    cerpen?novel?fiksi?
    beuh, luar biasa…

    ato novel yang malah dijadiin film,
    novel laskar pelangi yang di filmkan contohnya
    dan rupanya lariss…

    tapi kenapa masih banyak orang yang takut buat bermimpi dan berharap?
    appreciatif inquiry pun beberapa orang pernah mencobanya..
    tapi yang mencoba juga masih ragu
    *setidaknya beberapa yang saya tahu…

    mungkin masalahnya
    we all “need a slap in a face!!”
    -paul arden-

    seseorang belum bisa sepenuhnya sadar, berubah sebelum benar-benar merasakan sesuatu dimana dia merasa “ditampar”

    tantangannya adalah…
    how to slap a people to wake them…
    hehe

    karena inspirasi menurut saya adalah dimana seseorang merasa ada tamparan yang menyadarkannya dan membuat dia berpikir “heii, saya harus melakukan sesuatu”
    disitu baru harapan, mimpi dan kekuatan tekad muncul..

    tapi tantangannya tetap sama
    how to slap a people to wake them…

    my answer :
    slap urself first..

    ur answer??

    19/05/2010

Ngasih Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: